Selasa, 01 Mei 2012
Selasa, 24 April 2012
Hox, Memperalat Organisme Melakukan Evolusi
Darwin masih muda kala berlayar mengarungi samudera dalam mengisi kehampaannya, lalu cicitan burung Finch di kepulauan Galapagos mampu membuatnya berontak mengamati apa yang sesungguhya alam sediakan untuk sebuah kehidupan. Evolusi organisme dipublikasikan secara hati - hati dalam bukunya On The Origin of Species pada 24 November 1859, dalam buku ini Darwin memuat teori evolusinya sebagai penciptaan spesies baru melalui dua mekanisme utama yaitu seleksi alam dan hanyutan gen. Kedua mekanisme tersebut berarak menciptakan berbagai variasi morfologi maupun sifat terwaris pada suatu oganisme. Pengendali sifat dasar dan struktur hingga orientasi suatu spesies dalam upaya mengembangkan morfologinya adalah gen hox. Gen Hox sangat penting untuk penempatan yang tepat dari struktur segmen hewan selama perkembangan embrio awal (misalnya kaki, antena, dan sayap pada lalat buah atau tulang rusuk vertebrata yang berbeda pada manusia.)
Gen Hox didefinisikan memiliki sifat berikut:
- Kebanyakan dari mereka dihubungkan bersama dalam sebuah cluster atau kelompok berurutan dalam kromosom
- Mereka terorganisir pada cluster sekuensial dalam urutan pola ekspresi sepanjang sumbu cephalo-caudal (kepala ke ekor) organisme.
- Mengandung di dalamnya urutan DNA yang dikenal sebagai homeobox
Dalam evolusi, kelangsungan aliran gen dalam suatu organisme merupakan faktor yang krusial karena menentukan apakah seleksi alam berhasil menyingkirkan sifat terwaris yang buruk dalam suatu organisme atau justru mempertahankan sifat yang berguna dalam prosesinya mempertahankan keberlangsungan hidup. Namun proses evolusi tidak berhenti sampai dimana induk gen yang sama berhasil menciptakan stuktur dasar organisme pada masa embrionik tetapi bagaimana organisme tersebut berhasil mengevolusikan anggota tubuhnya menjadi berfungsi secara maksimal seperti bulu pada burung yang tidak hanya berfungsi untuk terbang saja tetapi sebagai mekanisme pertahanan diri terhadap cuaca maupun pemangsa, berburu, berenang, dan kegiatan lainnya melalui informasi genetika yang diperolehnya. Melalui variasi - variasi informasi genetika yang diperoleh suatu organisme, evolusi berhasil menghasilkan populasi yang perlahan - lahan beradaptasi dengan lingkungan, dan pada akhinya, setelah berlangsung secara terus menerus akan terbentuknya keragaman yang baru, spesies baru.
Sabtu, 17 Maret 2012
Sabtu Ini...
Rasanya sudah lama tidak kembali menjadi orang gila yang sok revolusioner yang pekat dengan idealisme seakan akan hidup adalah bagaimana caranya membongkar sekutu - sekutu sosialita dan membawa mayoritas anak - anak papah yang kehilangan jati diri karena sesuatu dan lain hal ke neraka yang paling dalam. Terkadang sesap angin lebih memabukkan dan membuat kedua belah tangan kelu untuk dipecah belah agar lebih rajin menggapai sesuatu yang seharusnya diprioritaskan aah....
Kemarahan yang dangkal lalu histeria sesaat yang sudah sangat jelas hanya membawa kepedihan daripada rona merah dari ufuk timur. Sungguh menyesatkan, merasuk ke sela - sela lorong panjang hingga ke dalam laci - laci yang kukira sudah kukunci rapat dan kulupakan. Aku bahkan tau, aku bahkan sadar sepenuhnya, tapi mungkin sudah adanya bertahan tergerus angin adalah kesalahan yang akan menjadi sebuah kebenaran di suatu hari nanti.
Ya tanggapi saja dengan sepenuh hati dan setulus jiwa, jika memang tidak memberi kontribusi yang baik untuk hidup ini dan serta merta hanya menyakiti, setidaknya aku pernah melakukan hal yang baik. Tidak ada yang harus disesali toh hidup ini akan terus berjalan masing - masing dan sudah pasti! lengkap sudah koleksi drama seri yang menawan dalam perpustakaanku haha drama!
Ya tanggapi saja dengan sepenuh hati dan setulus jiwa, jika memang tidak memberi kontribusi yang baik untuk hidup ini dan serta merta hanya menyakiti, setidaknya aku pernah melakukan hal yang baik. Tidak ada yang harus disesali toh hidup ini akan terus berjalan masing - masing dan sudah pasti! lengkap sudah koleksi drama seri yang menawan dalam perpustakaanku haha drama!
Langganan:
Postingan (Atom)

